3 Dalil Hukum Judi Online Menurut Islam

dominoqq – Judi online adalah termasuk ke dalam permainan judi meskipun dilakukan secara daring atau online dan hal ini juga harus dipahami lebih dalam terkait hukum judi online menurut islam. Beberapa orang mungkin masih belum memahami perbedaannya, namun melalui beberapa 3 dalil berikut ini setidaknya kita bisa lebih memahami bagaimana posisi judi online dalam hukum islam.

 

Dalil Pertama

Di dalam salah satu dalil dalam hukum islam menyebutkan bahwa judi merupakan amalan setan. Yang dimaksud dalam hal ini adalah bahwa judi juga merupakan perbuatan setan sehingga hukumnya haram untuk melakukan judi. Allah telah berfirman pada QS. Fathir:6 di mana pada ayat tersebut disebutkan bahwa syaitan adalah musuh bagi manusia dan syaitan hanya ingin mengajak manusia untuk menjadi penghuni neraka bersama dengan mereka. Dari ayat tersebut dapat dikatakan bahwa judi merupakan salah satu perbuatan yang haram karena hal ini juga digolongkan sebagai perbuatan syaitan yang hanya ingin menyesatkan manusia.

Hal pokok dari dalil ini adalah setiap perbuatan syaitan adalah untuk menyesatkan manusia dan menjerumuskan manusia ke neraka, maka kita sebagai muslim harus menghindari judi bahkan judi online yang dikategorikan sebagai perbuatan syaitan di mana hal ini juga disampaikan pada Al Maidah:90. Tentu setiap perbuatan yang dikategorikan sebagai perbuatan syaitan harus dihindari karena hanya akan membawa manusia dalam kesesatan. Tentu sebagai manusia kita harus selalu memperdalam ilmu keislaman kita dan juga mendekatkan diri kepada Allah karena setan sejak awal diciptakannya manusia adalah musuh manusia yang selalu ingin menyesatkan manusia agar menjadi penghuni neraka bersama mereka.

Dalil Kedua

Berdasarkan penjelasan di atas bisa dikatakan bahwa judi dominoqq adalah amalan atau perbuatan syaitan. Hal ini dapat dilihat pada firman Allah di QS. Al Maidah:90 yang menyebutkan bahwa beberapa perbuatan seperti meminum khamr, melakukan judi, dan berhala termasuk mengundi nasib adalah perbuatan yang dilakukan oleh syaitan dan Allah berfirman agar kita kaum Muslimin menjauhi perbuatan-perbuatan syaitan tersebut. Dari ayat tersebut kita bisa melihat bahwa Allah menyamakan judi dengan beberapa perbuatan yang lainnya yang juga merupakan perbuatan atau amalan syaitan lainnya. Mungkin beberapa orang masih belum yakin atau benar-benar memahami apakah judi merupakan perbuatan haram. Pada ayat ini kita dapat melihat bahwa judi sama haramnya dengan meminum khamar atau bahkan berhala.

Selain itu di sini juga disebutkan bahwa berjudi termasuk salah satu perbuatan syaitan di mana tidak ada satupun perbuatan syaitan yang membawa manfaat selain hanya untuk menjerumuskan manusia ke neraka. Melalui ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa berjudi adalah perbuatan haram di mana hukum islam pun secara jelas melarangnya dan menyamakan perbuatan tersebut dengan beberapa perbuatan haram lainnya yang juga merupakan amalan syaitan.

Dalil Ketiga

Setelah melihat beberapa dalil yang sudah disebutkan dan dijelaskan secara singkat namun padat di atas, kita bisa melihat dalil ketiga di mana Allah memerintahkan umat-Nya untuk menjauhi judi. Mengapa hal ini sangat penting? di dalam perintahnya, Allah berfirman untuk menjauh empat hal termasuk judi, khamr, al azlam dan al anshab. Dalam firman-Nya dikatakan at ijtinab dan bukannya at tark. Al itjinab berarti jauhkan dirinya. Jika dibandingkan dengan at tark yang berarti tinggalkan di mana at itjinab sendiri berarti jauhi dan tinggalkan yang berarti lebih mendalam.

Dalam dalil ini memiliki arti yang lebih mendalam karena kita bukan hanya harus menjauhi berjudi namun segala hal yang berhubungan dengan judi seperti menjauhi tukang judi, jangan berteman dengan tukang judi, jangan mencintainya, jangan kasihan padanya di mana pada intinya kita diperintahkan oleh Allah untuk menjauh sejauh-jauhnya karena ketika kita dekat hal-hal atau tukang judi maka lama kelamaan secara tidak sadar bisa saja kita semakin terjerumus ke dalam perbuatan judi yang pada akhirnya akan menyesatkan dan menjerumuskan kita ke neraka karena inilah yang diinginkan oleh syaitan. Syaitan akan menggunakan berbagai cara agar manusia terjerumus dalam dosa dan masuk ke neraka bahkan secara tidak sadar melalui hal-hal kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *